Nexenasahi adalah Situs Judi Online untuk Judi Bola, Casino Online, Poker dan juga Togel SGP dan Hongkong
Home > Judi Bola > Kunci Keberhasilan Tottenham Kalahkan Chelsea

Kunci Keberhasilan Tottenham Kalahkan Chelsea

London – Pelatih Antonio Conte tidak terlalu kaget ketika Chelsea kalah 2-0 melawan Tottenham Spurs, Rabu (4/1). Dia sudah mengakui kehebatan Mauricio Pochettino yang membawa Spurs menjadi satu-satunya klub yang belum terkalahkan di Premier League pada musim 2016/17 ini.

Bahkan sehari sebelum laga derby London berlangsung, Conte memuji kemampuan pelatih Tottenham Spurs, Mauricio Pochettino dalam meracik para pemainnya. Dan Conte ketika itu mengatakan, Pochettino akan menjadi manajer hebat dunia.

Kekalahan Chelsea ternyata menjadi perbincangkan hangat dunia sepakbola. Telegraph Sport menganalisa ada empat faktor yang membuat Chelsea kalah 0-2 saat melawan Tottenham.

Dan keempat faktor itu merupakan strategi yang diperintahkan sang pelatih kepada para pemainnya.

Pertama, hentikan pergerakan Diego Costa

Langkah yang paling sulit dan harus dilakukan para pemain Tottenham adalah menghentikan pergerakan pencetak gol terbanyak Premier Leaue, Diego Costa. Dalam 13 kemenangan Chelsea, Costa mencetak 9 gol.

Siapa yang disuruh mengawal pergerakan Costa? Pelatih menempatkan Eric Dier dengan perintah membuntuti terus kemana Costa bergerak. Selain itu, Pochettino juga menempatkan dua pemain lagi untuk mengawal Costa.

Kedua, menutup pergerakan David Luiz

Pemain bertahan asal Brasil, David Luiz menjadi sangat terkenal sejak kembali merumput di Chelsea musim ini. Dia memiliki kelebihan dalam pergerakan dan menjadi kunci kemenangan tim asuhan Antonio Conte.

Luiz selalu memulai pergerakan dari belakang dan Tottenham menyadari bahaya mantan pemain PSG yang berusia 29 tahun ini ketika sudah memegang bola. Manajer Tottenham mengintruksikan pemainnya untuk mengawal khusus pergerakan Luiz.

Ketiga, serangan ke sisi kiri pertahanan Chelsea

Penampilan Gary Cahill semakin membaik selama 13 kemenangan Chelsea, tapi seperti yang sudah terjadi di Manchester City, pemain internasional Inggris itu masih rentan melakukan kesalahan. Harry Kane pernah memberikan Cahill mimpi buruk ketika Tottenham mengalahkan Chelsea 5-3 pada Tahun Baru 2015 lalu dan tidak diragukan lagi, peristiwa yang sama akan terjadi lagi. Dan itu terbukti.

Keempat, bermain cepat

Mauricio Pochettino melihat ada kelemahan para pemain Chelsea yakni soal kecepatan berlari. Saat kalah melawan Arsenal dan Liverpool, Conte mengubah formasi dengan tiga bek utama dan berhasil. Tetapi perubahan formasi itu menyisakan masalah yakni kemampuan berlari para pemain Chelsa yang rendah.

You may also like
http://www.nexenasahi.com
Pelatih Manchester United Jose Mourinho Butuh Waktu
http://www.nexenasahi.com
Radja Nainggolan Bantah Pernah Pertimbangkan Gabung Chelsea
Cesc Fabregas tak Pernah Berpikir Tinggalkan Chelsea
Klub-klub Liga Primer Inggris Diharapkan Bisa Mendominasi Liga Champions Musim Ini

Leave a Reply